Pernahkah kalian pergi ke pegunungan?
Udara dipegunungan tentulah sejuk. Mengapa demikian? Karena wilayah gunung banyak ditumbuhin dengan tumbuhan hijau. Selain itu, wilayah pegunungan jarang dijumpai kendaraan bermotor juga kegiatan pabrik industri yang dapat menyebabkan pencemaran. Sehingga Oksigen yang dihasilkan akan lebih bersih. Berbeda dengan udara yang berada di daerah perkotaan. Udara yang dihasilkan didaerah ini sudah tercemar oleh aktivits-aktivitas manusia.
Udara sangat diperlukan untuk manusia karena salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bernapas. Proses bernapas ini diperlukan agar manusia terus menerus dapat melangsungkan kehidupannya. Untuk itu Oksigen sangat diperlukan dari tumbuhan hijau. namun pada nyatanya manusia sendiri yang sering mengotori lingkungan bersih dengan aktivitas-aktivitas yang berdampak pada lingkungan. Seperti aktivitas pabrik, buangan kendaraan bermotor akibat dari pembakaran bahan fosil, ataupun pembakaran sampah yang dapat membuat udara tercemar.
Terdapat beberapa definisi pencemaran menurut beberapa ahli diantaranya adalah:
Kristanto (2004: 71) pencemaran adalah masuknya zat, energi, dan/atau komponen lain kedalam air/udara, dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas udara/air menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. suatu benda/zat dikatakkan sebagai pencemar apabila jumlah zat tersebut melebihi dari batas normal yang ditetapkan.
Sementara Sastrawijaya (2009: 192) mendefinisikan pencemaran udara sebagai masuknya zat atau unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfir yang berpengaruh buruk terhadap organisme hidup. Jumlah zat yang masuk ini cukup banyak sehingga tidak dapat diabsorpsi atau dihilangkan.
Kristanto (2004: 98) menambahkan udara di alam tidak pernah dijumpai dalam keadaan bersih tanpa polutan sama sekali. Beberapa gas seperti sulfur dioksida (SO2), hydrogen sulfide (H2S), dan karbonmonoksida (CO) selalu dibebaskan ke udara sebagai produk sampingan dari proses alami seperti aktivitas vulkanik, pembusukan sampah tanaman, kebakaran hutan, dan sebagainya. Selain itu, partikel-partikel padat atau cair berukuran kecil dapat tersebar di udara oleh angin, letusan vulkanik atau gangguan alam lainnya. Selain dibebaskan oleh polutan alami tersebut, pencemaran udara juga dapat disebabkan oleh aktivitas manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar